Skip to main content

Buah-buahan

Pengelompokan Buah - buahan

Buah digolongkan menjadi 2 kelompok

1. Buah klimakterik

          Buah klimakterik adalah buah yang fase pematangan terjadi setelah laju respirasi mencapai puncaknya. buah klimakterik biasa dipanen tua, karena proses pematangan dapat terjadi sendiri.
contoh: markisa, alpukat, pisang, nangka, pepaya, apel, jambu biji, tomat

2. Buah non-klimakterik

           Buah non-klimakterik adalah buah yang laju respirasinya terus menurun dan tidak mempunyai puncak. Buah ini harus dipanen setelah terjadi proses pematangan dipohon.
contoh: jeruk, nanas, strawberi, anggur, salak, ketimun, cabe

Buah-buahan
                                                    sumber : https://t3.gstatic.com/

Pada produk hortikultura akan terjadi perubahan fisiko kimia, yaitu:


1. fase pembelahan sel (sel division) dan pembesaran sel (enlargement)
2. fase pendewasaan sel (maturation)
3. fase pematangan (ripening)
4. fase pelayuan (senescence) diikuti oleh fase pembusukan (deterioration)

Perubahan yang terjadi selama proses pematangan adalah:


1. Warna
2. Rasa
3. Tekstur
4. Terbentuknya vitamin
5. Terciptanya aroma khas

Proses pematangan dapat dipercepat dengan menggunakan pematangan buatan:

1. Pengasapan
2. Penggunaan karbit
3. Injeksi gas etilen

Popular posts from this blog

Pirolisis

Apa itu Pirolisis? Pirolisis adalah energi terbarukan yang berasal dari suatu proses dekomposisi kimia bahan organik melalui proses pemanasan tanpa atau sedikit oksigen atau bahan lain yang dikonsumsi saat terjadi reaksi kimia tersebut, di mana material mentah akan mengalami pemecahan struktur kimia menjadi fase gas. Pirolisis adalah kasus khusus termolisis. Pirilosis dapat menyebabkan terjadinya karbonisasi, hal ini akan terjadi pada pirolisis ekstrim yang hanya meninggalkan karbon sebagai residu.

Penanganan Pasca Panen Ubi Kayu

Manfaat Ubi Kayu (Singkong) Ubi kayu merupakan tanaman pertanian yang sangat mudah untuk dibudidayakan. Masyarakat biasanya menjadikan ubi kayu sebagai tanaman pekarangan. Daun ubi kayu dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Selain daunnya dimanfaatkan sebagai sayuran, umbi ubi kayu memiliki berbagai macam manfaat, diantaranya: sebagai bahan pangansebagai bahan baku tepung (tapioka, ubi kayu, gaplek)diolah menjadi turunan pati (pemanis, alkohol)sebagai pakan ternak Penanganan pasca panen Penanganan pasca panen pada ubi kayu (singkong) dilakukan dalam beberapa proses penanganan. Proses inilah akan meningkatkan nilai jual dari ubi kayu dilakukan dengan benar. Adapun proses penanganan pasca panen pada ubi kayu adalah sebagai berikut:

panenpengangkutanpengupasan kulitperajanganpengeringanpenyimpanan

Pengeringan Kakao

Proses pengeringan merupakan penanganan pasca panen pada hasil pertanian. Proses pengeringan terjadi karena adanya perpindahan panas dari udara ke bahan sehingga air yang terkandung di dalam bahan akan menguap ke lingkungan.  Perpindahan panas ini terjadi secara konduksi, konveksi, dan radiasi.  Salah satu cara perpindahan panas adalah dengan menghembuskan udara panas melewati bahan sehingga air yang terkandung di dalam biji akan menguap.  Proses pengeringan diawali dengan menguapkan air yang ada dipermukaan bahan, setelah air dipermukaan bahan diuapkan maka tekanan uap air yang ada di dalam bahan menjadi lebih tinggi daripada tekanan air yang ada di permukaan bahan sehingga air yang ada di dalam bahan akan berpindah dari dalam bahan ke permukaan.  Karena proses pengeringan menyebabkan turunnya kadar air dari suatu bahan, ini akan mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan mikroba sehingga umur simpan dari bahan akan semakin lama.

Pengecilan Ukuran

        A.LATAR BELAKANG
Bahan baku pasca panen yang tersedia pada umumnya belum dalam bentuk yang sesuai dengan yang dibutuhkan, termasuk dalam hal ukuran. Pengecilan ukuran dapat didefinisikan sebagai penghancuran dan pemotongan mengurangiukuran bahan padat dengan kerja mekanis, yaitu membaginya menjadi partikel-partikel yanglebih kecil.Dalam pengecilan ukuran ada usaha penggunaan alat mekanis tanpamerubah stuktur kimia dari bahan, dan keseragaman ukuran dan bentuk dari satuan bijianyang diinginkan pada akhir proses, tetapi jarang tercapai.

Pengeringan Biji-Bijian

Apa Itu Pengeringan Biji-bijian?Pengeringan biji-bijian adalah proses pengurangan kandungan air yang terdapat dalam biji-bijian tersebut. Penanganan pasca panen ini sudah dikenal sejak zaman dahulu, pada zaman dahulu pengeringan digunakan untuk mengawetkan bahan pangan agar dapat dikonsumsi ketika musim paceklik. Pada masa kini selain bertujuan untuk meningkatkan umur simpan dari hasil pertanian, pengeringan juga akan menaikan harga jual dari hasil pertanian tersebut.